Gua Kiskendo Destinasi Wisata Alam dan Legenda di Kulon Progo
Gua Kiskendo Destinasi Wisata Alam dan Legenda di Kulon Progo
Gua Kiskendo
merupakan salah satu destinasi wisata alam yang terkenal di Kabupaten Kulon
Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Terletak di Desa Jatimulyo, Kecamatan
Girimulyo, gua ini menyuguhkan keindahan alam yang dipadukan dengan cerita
legenda yang menarik. Keunikan gua ini terletak pada stalaktit dan stalagmitnya
yang indah serta relief-relief yang menggambarkan kisah pewayangan.
Legenda
Gua Kiskendo
Nama Gua Kiskendo
berasal dari kisah pewayangan Ramayana. Konon, gua ini dulunya merupakan
kerajaan milik dua raksasa sakti, yaitu Mahesasura (raksasa berkepala
kerbau) dan Lembusura (raksasa berkepala sapi). Mereka berkuasa dengan
kekuatan besar dan menguasai wilayah sekitarnya.
Namun, kekuasaan
mereka tidak berlangsung lama karena akhirnya dikalahkan oleh Subali,
saudara kembar Sugriwa, dalam pertarungan sengit. Kisah ini diabadikan dalam
relief-relief di dinding gua yang menggambarkan pertempuran antara para tokoh
pewayangan.
Kepercayaan
masyarakat sekitar menyebutkan bahwa Gua Kiskendo merupakan tempat pertapaan
dan meditasi bagi orang-orang yang mencari ketenangan batin. Bahkan, hingga
kini, beberapa pengunjung datang dengan tujuan berziarah atau melakukan ritual
tertentu.
Keindahan
Alam dan Keunikan Gua Kiskendo
Gua Kiskendo
memiliki pesona alam yang khas dengan berbagai formasi batuan yang menakjubkan.
Begitu memasuki gua, pengunjung akan disambut oleh stalaktit dan stalagmit yang
menghiasi langit-langit serta lantai gua. Suasana di dalam gua cukup sejuk dan
gelap, sehingga wisatawan disarankan membawa senter atau menggunakan penerangan
yang sudah disediakan pengelola.
Di dalam gua,
terdapat beberapa ruangan atau rongga yang memiliki nama dan cerita
masing-masing, antara lain:
- Gua Sumitro – Merupakan salah satu ruang
dalam Gua Kiskendo yang dipercaya sebagai tempat pertapaan.
- Gua Santri – Dikatakan sebagai tempat
bersemedi para santri atau orang-orang yang mencari ilmu spiritual.
- Gua Lumbung Kampek – Disebut sebagai tempat
penyimpanan barang berharga pada zaman dahulu.
Selain itu,
bagian dalam gua juga memiliki lorong-lorong sempit yang bisa dijelajahi oleh
pengunjung yang menyukai tantangan.
Rute
Menuju Gua Kiskendo
Gua Kiskendo
berjarak sekitar 38 km dari pusat Kota Yogyakarta dan dapat ditempuh
dalam waktu kurang lebih 1,5 jam dengan kendaraan pribadi. Berikut
rutenya:
- Dari Kota Yogyakarta, arahkan kendaraan menuju Barat
melewati Jalan Godean hingga sampai di Kota Wates, Kulon Progo.
- Dari Wates, lanjutkan perjalanan menuju
Kecamatan Nanggulan, kemudian ke arah Desa Jatimulyo, Girimulyo.
- Setelah sampai di Desa Jatimulyo,
ikuti papan petunjuk menuju Gua Kiskendo.
Jalan menuju gua
cukup menanjak dan berkelok karena berada di daerah perbukitan. Oleh karena
itu, pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum melakukan perjalanan.
Harga
Tiket dan Fasilitas
Harga tiket masuk
ke Gua Kiskendo cukup terjangkau, yaitu sekitar Rp 5.000 – Rp 10.000 per
orang. Untuk wisatawan yang membawa kendaraan, tersedia area parkir dengan
biaya tambahan sekitar Rp 2.000 untuk motor dan Rp 5.000 untuk mobil.
Fasilitas yang
tersedia di sekitar gua meliputi:
- Area parkir luas
- Mushola
- Toilet umum
- Warung makan dan kios oleh-oleh
- Pemandu wisata lokal
Bagi pengunjung
yang ingin mengeksplorasi gua lebih dalam, tersedia jasa pemandu yang akan
memberikan penjelasan mengenai sejarah dan mitos di dalam gua.
Aktivitas
yang Bisa Dilakukan
- Eksplorasi Gua
Pengunjung dapat menjelajahi gua dengan melihat berbagai formasi batuan yang unik serta relief cerita pewayangan yang terpahat di dinding gua. - Fotografi Alam
Dengan pencahayaan yang unik dan pemandangan stalaktit serta stalagmit, Gua Kiskendo menjadi tempat yang menarik bagi para fotografer. - Wisata Spiritual
Beberapa orang datang ke gua ini untuk berziarah atau melakukan meditasi, mengingat gua ini memiliki sejarah spiritual yang cukup kuat. - Menikmati Pemandangan Perbukitan
Menoreh
Setelah menjelajahi gua, pengunjung bisa menikmati pemandangan indah dari perbukitan Menoreh yang mengelilingi area wisata.
Gua Kiskendo merupakan
destinasi wisata yang menawarkan perpaduan antara keindahan alam, sejarah, dan
mitologi. Bagi wisatawan yang ingin menikmati pengalaman berwisata ke tempat
yang unik dan penuh cerita, gua ini bisa menjadi pilihan yang menarik saat
berkunjung ke Kulon Progo.
Bagi kamu yang
suka petualangan dan ingin mengeksplorasi wisata alam yang berbeda, Gua
Kiskendo bisa jadi destinasi yang wajib dikunjungi!
Biaya untuk menyewa jasa pemandu lokal di Gua Kiskendo bervariasi, umumnya berkisar antara Rp40.000 hingga Rp50.000. Menurut sumber dari Travel Kompas, pengelola menetapkan tarif Rp50.000, namun pengunjung dapat memberikan sesuai kemampuan mereka.
Sementara itu, sumber lain seperti
Inibaru.id dan NiagaTour menyebutkan tarif sebesar Rp40.000 untuk jasa pemandu.
Selain itu,
pengunjung yang ingin menyewa senter dan helm untuk penelusuran gua dapat
melakukannya dengan biaya sekitar Rp10.000.
Perlu diingat
bahwa tarif tersebut dapat berubah seiring waktu, sehingga disarankan untuk
mengonfirmasi harga terbaru sebelum kunjungan.
Dulu,
penggunaan obor dari daun kelapa untuk penerangan di Gua Kiskendo memang
memiliki beberapa tujuan. Selain sebagai alat penerangan alami, obor juga menambah
nuansa mistis dan tradisional saat memasuki lorong gua. Cahaya redup dari nyala
api, ditambah dengan bayangan yang bergerak di dinding gua, pasti menciptakan
suasana yang lebih dramatis dan menegangkan.
Namun,
sekarang penggunaan senter atau lampu listrik tentu lebih praktis dan aman.
Penerangan modern memungkinkan wisatawan menjelajahi gua dengan lebih nyaman
tanpa risiko asap atau percikan api. Selain itu, penggunaan senter membantu
melihat detail relief dan formasi batuan dengan lebih jelas.
Meskipun
begitu, sensasi petualangan tetap bisa dirasakan. Mungkin kalau ingin
mendapatkan suasana seperti zaman dulu, bisa saja dibuat paket wisata khusus
dengan penerangan obor untuk menambah kesan mistis dan tradisional. Itu bisa
jadi pengalaman menarik bagi wisatawan yang menyukai tantangan
0 comments